Header Ads

145 Masyarakat Penderita TBC, Besok Pemda Mesuji Adakan Peringatan Hari TBC Dunia





MesujiPost.Com | Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Mesuji, Lampung akan mengadakan peringatan hari TBC Dunia di Lapangan Desa Margo Mulyo, Mesujitimur, Senin (26/3/2018) esok hari. Sesuai data Dinas Kesehatan Mesuji tahun 2017 lalu, menunjukkan sebanyak 145 penemuan (Masyarakat) kasus TBC.

"Semua sudah diobati (kasus TBC). Namun laporan pasti perkembangan para penderita belum ada," ujar Kasi P2PM Dinas Kesehatan Mesuji, Diah ketika dikonfirmasi oleh wartawan mesujipost.com , Minggu (25/3/2018).

Diah menjelaskan, TBC ialah kasus menular, biasanya berasal dari percikan dahak penderita dan dapat menyebabkan kematian karena virus TBC mengganggu sistem imun tubuh sehingga rentan tumbuh penyakit lainnya.

"Kuman (virus) TBC bertahan di tempat lembab. Kami himbau Masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungannya, ventilasi rumah upayakan terpancar sinar matahari secara langsung," Jelasnya.

Jika terjangkit batuk lebih dari dua Minggu tak kunjung sembuh, Diah menghimbau Masyarakat untuk langsung memeriksakan diri ke Puskesmas terdekat, karena itu dimungkinkan tanda-tanda terjangkit TBC.

"Segera periksakan diri ke Puskesmas bila 2 Minggu batuk tak sembuh jua," sebutnya.

Sementara, perihal Pemda Mesuji akan mengadakan acara peringatan hari TBC esok hari, Diah menjelaskan bertujuan untuk menggalang komitmen bersama lintas sektor terkait, agar mendapatkan perhatian dari Pemerintah Daerah dalam penanganan kasus-kasus TBC.

"Rangkaian acara peringatan itu nanti ada sesion senam Germas, sambutan Bupati diwakili Sekdakab Mesuji Rizal Fauzi, kemudian galang komitmen dari lintas sektoral terkait dengan cap lima jari di banner. Juga kunjungan ke dua Rumah penderita TBC yang berada di dekat acara," jelasnya.

Jurnalis : Boim
Editor.    : Chandra Foetra S.

Tidak ada komentar

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.