Header Ads

Buntut Penyerobotan Lahan, Kakon Blitarejo akan Tuntut Warganya


MesujiPost.Com | Rembuk pekon  penyerobotan lahan milik warga pekon blitarejo kecamatan Gading Rejo, Kabupaten Pringsewu berbuntut panjang.

Sekitar 40 warga korban penyerobotan lahan serta dihadiri wakapolsek Gadingrejo, Kepala Pekon Blitarejo dan pendamping korban penyerobotan hadir dirembuk pekon yang digelar dikantor Pekon blitarejo, jumat (13/04/2018).

Abdul Manaf kepada awak media pendamping warga korban penyerobotan tanah saat dikonfirmasi menyebutkan keputusan kepala pekon  yang akan mengembalikan kerugian, tetapi akan menuntut warga dengan dalih pencemaran nama baik.

"Hasil musyawarah sudah selesai, tetapi  masyarakat belum mengatakan nominal ganti rugi hanya sebatas penyampaian dan belum terjadi kesepakatan," ucapnya.

Lanjut Abdul manaf, Kata Maryanto (kakon)  mau mengganti kerugian warga dengan jumlah 20jt untuk biaya perapian 20 orang akan tetapi kepala pekon mengancam akan melaporkan warga ke pihak kepolisian terkait pencemaran nama baik karena dikatakan menyerobot tanah milik warga," tegasnya.

Diwaktu yang sama, kepala pekon blitarejo Maryanto saat dikonfirmasi awak media tak menjawab bergegas menghindar.

Jurnalis : Nanang Setiawan


Tidak ada komentar

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.