Header Ads

Isra Mi'raj: Dari Shalat hingga Politik Harus Berjamaah


MesujiPost.Com | Pada malam 27 Rajab tahun ke-10 kenabian, Nabi Muhammad shalallahu alaihi wassalam dijemput malaikat Jibril dan Buraq untuk melakukan perjalanan Isra dan Mi'raj untuk menerima perintah shalat dari Allah subhanahu wa ta'ala.

Banyak hikmah dari perjalanan yang dahsyat tersebut, yang utama adalah penegakkan shalat lima waktu. Dari shalat itulah menjadi dasar dalam perbaikan berbagai aspek kehidupan khususnya perbaikan kondisi bangsa dan negara.

"Hikmah utama Isra Mi'raj adalah shalat, dan shalat yang paling utama adalah shalat berjamaah. Berarti, hikmah bagi kita adalah berjamaah dalam banyak bidang kehidupan layaknya shalat," ujar Ustaz Abdul Halim, Ketua Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) Kota Bogor, Sabtu (14/4/2018).

Selain shalat, kata Ustaz Halim, umat Islam juga harus berjamaah dalam bidang lainnya seperti ekonomi dan politik. "Dan berjamaah itu dengan imamnya satu yaitu para ulama," jelasnya.

"Insyaallah jika sudah berjamaah maka kita akan mendapat keberkahan dari Allah pada diri, keluarga, bangsa dan negara," tandas Ustaz Halim.

Adhila/ SI Online

Tidak ada komentar

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.