Header Ads

Rencana Kegiatan Pengelolaan Dana Desa (DD) Di Tiyuh Kibang Tri Jaya Keamacatan Lambu Kibang


MesujiPost.Com | Tulang Bawang Barat,- Alokasi Dana Desa adalah, anggaran keuangan yang diberikan pemerintah kepada desa, yang mana sumbernya berasal dari Bagi Hasil Pajak Daerah serta dari Dana Perimbangan Keuangan Pusat Dan Daerah yang diterima oleh kabupaten. Sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 37 tahun 2007 Tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Desa di dalam Pasal 18 menyatakan bahwa, “Alokasi Dana Desa berasal dari APBD Kabupaten / Kota yang bersumber dari Dana Perimbangan Keuangan Pusat dan Daerah yang diterima oleh Pemerintah Kabupaten / Kota untuk desa paling sedikit 10 % (sepuluh persen).

Sedangkan Dana desa adalah, dana yang bersumber dari APBN yang diperuntukkan bagi desa, yang ditransfer melalui anggaran belanja daerah kabupaten/kota. Dana ini digunakan untuk membiayai penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, pembinaan kemasyarakatan, dan pemberdayaan masyarakat desa. Dana desa di alokasikan dari APBN berdasarkan Pasal 72 Ayat 1 Huruf b UU No 6/2014 tentang Desa.

Tujuan pemerintahan Pusat memberikan Dana Desa pada prinsipnya adalah, untuk meningkatkan kesejahteraan dan pemerataan pembangunan desa melalui peningkatan pelayanan publik di desa, memajukan perekonomian desa, mengatasi kesenjangan pembangunan antar desa serta memperkuat masyarakat desa sebagai subjek dari pembangunan.

Hal ini sesuai dengan substansi dari Undang-Undang Desa No 6/2014 untuk memberikan otonomi yang lebih besar kepada desa agar dapat menjadi mandiri.

Pengertian dan tujuan Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) tersebut diatas, telah dibuktikan dan terealisasi dengan baik pada tahun sebelumnya di Tiyuh Kibang Tri Jaya, Kecamatan Lambu Kibang, Kabupaten Tulang Bawang Barat. Di tahun 2018 ini, Desa/Tiyuh setempat berencana akan memanfaatkan Dana Desa untuk menambah aset Desa/Tiyuh dan menambah fasilitas Desa/Tiyuh dengan berbagai pembangunan fisik.

Kepala Tiyuh Kibang Tri Jaya, Kecamatan Lambu Kibang, Kabupaten Tulang Bawang Barat, Supranto saat ditemui diruang kerjanya kepada mesujipost.com, Kamis (19/04/18) menjelaskan rencana pengelolaan Dana Desa(ADD) baik yang bersumber dari APBN maupun yang bersumber dari APBD untuk pembangunan fisik dan pemberdayaan masyarakat.

"Di tahun anggaran 2018 ini, jumlah pagu anggaran ADD dan DD atau Pendapatan Tiyuh secara keseluruhan dalam satu tahun sebesar 1.272.505.843,- dimana dari dana tersebut sesuai dengan APBT akan di alokasikan dibeberapa bidang yaitu, Bidang I. Bidang Penyelenggaraan Pemerintahan Tiyuh dianggarkan sebesar Rp.38.463.665,- , Bidang II. Bidang Pembangunan Tiyuh sebesar Rp.709.042.178,- , untuk Bidang III. Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Tiyuh sebesar Rp.76.250.000,- , dan Bidang IV. Bidang Pemberdayaan Masyarakat sebesar Rp.104.750.000,-". Terangnya.

Lebih lanjut Suprianto pun mengatakan, untuk anggaran Dana Desa (DD) di tahap pertama hanya cair sebesar 20% yaitu sebesar Rp.149.809.459,- dan dari dana tersebut di tahap pertama ini akan di dialokasikan untuk pembangunan fisik yaitu, Pembangunan Taman Tiyuh yang berlokasi i Rt.09 Rw.02 dengan anggaran sebesar Rp.109.061.000,-". Ungkapnya.

Disisi lain, Kepala Tiyuh Kibang Tri Jaya, Kecamatan Lambu Kibang, Kabupaten Tulang Bawang Barat, Suprianto kepada mesujipost.com , mengatakan, " Saya mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintahan Pusat  maupun Daerah, dengan adanya program Dana Desa sangat membantu untuk Fasilitas Tiyuh baik di bidang pembangunan maupun pemberdayaan masyarakat dan hal ini sangat dirasakan sekali oleh masyarakat luas". Ungkapnya.

Selain itu, Suprianto pun  berharap kepada Pemerintah Pusat maupun Daerah agar merealisasikan anggaran Dana Desa di tahun 2018 ini sepenuhnya, serta berharap program ini bisa berkelanjutan seterusnya, karena sangat bermanfaat sekali bagi seluruh Tiyuh khususnya untuk menambah aset dan Fasilitas Tiyuh dibidang pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. Tutupnya.

Editor : Chandra Foetra S.

Tidak ada komentar

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.