Header Ads

Warga Sukoharjo Sukses Di Ibukota Karena Dangdut


MesujiPost.Com | Pringsewu,Siapa sangka hobi dangdut  margiono anak pasangan kasirun dan suparti   warga Pekon  sukoharjo 3 kec. Sukoharjo kab. Pringsewu Lampung bisa sukses meniti karir didunia musik dangdut diibukota Jakarta.

Kepada awak media margiono dengan nama panggungnya Govin saat dihubungi lewat pesan watshapnya minggu (01/04/2018)ceritakan kisah suksesnya dan awal karirnya didunia music dangdut

"Awal karir dulu penyanyi Orgen Tunggal Arthomoro pimpinan Bpk Rohadi dengan bayaran manggung siang malam 25 ribu,"ucapnya

Apakah pernah mengikuti perlombaan music dangdut Govin pun menambahkan bahwasannya pernah mengikuti lomba dan mendapatkan juara 1.

"Dulu  Ikut Lomba  music dangdut dari tingkat kecamatan juara 1 terus bahana suara pelajar tingkat propinsi sampai 5 Besar Jakarta KDI 1."

"Dulu audisi 9000 peserta kepilih jadi 5 yang terbaik bahkan nilai audisi yang tertinggi tapi  kalah di polling SMS karena waktu itu siaran TPI ( sekarang MNC TV ) tidak sampai ke Lampung , kecuali yang pakai parabola tapi  beruntung dikontrak 1 tahun oleh TPI untuk acara On Air dan Off Air."

Saat ditanya terkait pengalaman dunia manggung ternyata Govin sudah nyanyi dangdut ke seluruh Indonesia.

"hampir seluruh provinsi diindonesia saya nyanyi sampai saat ini."

Awak media berusaha untuk meminta tanggapan kepada kabid pariwisata Pringsewu  Suchairi sibrani terkait warga kabupaten pringsewu yang sukses meniti karir dangdut diibukota Jakarta.

"Prinsipnya kita bangga ada warga pringsewu yang sukses di ibukota sebagai penyanyi dan show di berbagai daerah. Kita berharap ini menjadi sumber inspirasi bagi generasi muda lainnya Seni tidak mengenal berasal dari orang desa atau kota tp tergantung kualitas Kita berharap di masa depan Govin makin sukses dan siapa tau bisa nyanyi sesekali di kampung sendiri." Pungkasnya.

Jurnalis : Nanang Siswanto.
Editor.    : Chandra Foetra S.

Tidak ada komentar

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.