Header Ads

Viral;Penambangan Pasir Di Kecamatan Labuhan Maringgai, Menjadi Perbincangan Nitijen


MesujiPost.Com | Adanya penambang Pasir di Desa sukorahayu, Kecamatan Labuhan Maringgai mendapat perhatian warga. Bahkan dunia maya banjir komentar terkait usaha yang meresahkan warga ini.

Mohamad asep salah seorang nitizen dalam akun fb-nya mengatakan, penambangan pasir di sukorahayu  sudah lama berjalan terus dan tidak ada upaya dari pemerintah dan instansi terkait  untuk menertibkan  bahkan terkesan ada  pembiaran. Aparat berwenang diduga menutup mata.

"Seharusnya pemerintah dan instansi terkait mengadakan pembinaan  terhadap masyarakat  di daerah tersebut yang intinya agar masyarakat mengetahui bahwa, setiap masyarakat yang   melakukan aktivitas penambangan  itu harus ada perizinan atau memiliki izin   yang dikeluarkan oleh pemerintah, baik kabupaten, provinsi maupun pusat," katanya, hari ini.

Masih menurut  asep, masyarakat dan perusahaan tidak dilarang  melakukan penambangan pasir tapi semua itu ada aturannya  dan yang terjadi  di desa sukorahayu, tidak ada izin tapi bisa berjalan terus.

Kami selaku warga bersyukur seandainya bapak Kapolres sudah ada perintah dari  Kapolda untuk menghentikan aktivitas penambangan tersebut, lanjut Asep.

"Agar tidak ada cemburu sosial dari desa lain, lahan di desa sukorahayu adalah tandus berpasir dan Kami berharap  pemerintah dapat mencarikan solusi agar masyarakat di desa itu bisa memanfaatkan lahan mereka yang tandus tersebut untuk bercocok tanam dengan mencarikan  Solusi bibit tanaman  apa yang cocok dengan kondisi tanah tandus.

Hari minggu, (27 /5/2018) Lalu Pemerintah Desa Sukorahayu  bekerjasama  dengan warga setempat selaku pemilik lahan guna mencanangkan Pembuatan 100 Kolam ikan dan tambak udang atas nama Panami di desa tersebut.

Langkah ini, ternyata menimbulkan sebuah tanda tanya, mengapa baru sekarang setelah persoalan penambangan pasir diduga ilegal tersebut mencuat ke kermukaan  di berbagai media sosial, Pemdes setempat baru mencanangkan program tersebut. Sementara Penambangan pasir di desa itu  Sudah berlangsung cukup lama.

Tim/Red

Tidak ada komentar

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.