Header Ads

Zaiful Bokhari: Pemkab Lamtim Tak Akan Lindungi ASN Terlibat Narkoba


MesujiPost.Com | Plt. Bupati Lampung Timur, Zaiful Bokhari menegaskan, Pemerintah Daerah tidak akan melindungi aparat yang terlibat kasus narkoba. Hal itu diungkapkannya saat memimpin upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2018 di pelataran halaman Kantor Bupati Lampung Timur, Rabu (2/5/18).

“Pemerintah Daerah tidak akan melindungi aparatur yang terlibat dengan narkoba”, tegas Plt. Bupati Lampung Timur, Zaiful Bokhari.

Penegasan yang dilontarkan Zaiful Bokhari di sela pembacaan sambutan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi tersebut bermula dengan telah diamankannya salah satu ASN Kabupaten Lampung Timur beberapa hari sebelumnya akibat terlibat penyalahgunaan narkoba.

“Kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Lampung Timur jangan sekali-kali terlibat dalam penyalahgunaan narkotika. Karena aparatur kita beberapa hari lalu telah diamankan oleh pihak kepolisian,” tambahnya.

“Saya telah memerintahkan, dan saya minta kepada sekda agar aparatur dimaksud diproses secara hukum, dan bila perlu aparatur tersebut diberhentikan dari Aparatur Sipil Negara di Kabupaten Lampung Timur. Jangan sampai ada yang mencoreng dan wibawa pemerintah Kabupaten Lampung Timur”, lanjut Zaiful Bokhari.

Peringatan Hardiknas 2018 sendiri mengangkat tema “Menguatkan Pendidikan, Memajukan Kebudayaan”. Upacara dihadiri pula oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Timur, H. Syahrudin Putera dan seluruh jajaran ASN mulai dari Eselon II, Eselon III, Eselon IV beserta para staf.

Pejabat daerah mengikuti apel upacara dan memberikan keterangan terkait penyalahgunaan narkoba oleh ASN.

Jurnalis : Herwan Toni

Tidak ada komentar

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.