Header Ads

Aksi Seru di Taman Kehati Mesuji, Bupati Khamami Dikira Tukang Parkir


MesujiPost.Com | Hari Minggu (17/6) ini, ada pemandangan yang berbeda di Taman Kehati Mesuji yang berlokasi di Desa Mekar Sari, Kecamatan Tanjung Raya, Mesuji. Pasalnya, Bupati Mesuji Khamami terlihat membagikan karcis masuk kepada pengunjung.

Aksi peduli warga ini juga bagian dari upaya Khamami mendekatkan diri kepada masyarakat. Selain itu, Ia ingin warga Mesuji yang menikmati masa libur Lebaran bisa maksimal berlibur di Taman Kehati.

Sekretaris Bappeda Mesuji, Anest Van De Riest menyebutkan bahwa pengunjung Taman Kehati membludak. Dia memperkirakan taman ini akan dipadati pengunjung selama musim liburan lebaran.

"Alhamdulillah cukup padat pengunjungnya. Ini membuktikan Taman Kehati telah menjadi destinasi wisata Mesuji yang pavorit dan menjadi pilighan warga saat ini," ujar Anest, siang tadi.

Menurutnya, kehebatan Taman Kehati memiliki area yang cukup luas, yakni lebih dari 10 hektare dan dilengkapi tempat-tempat berteduh, taman bermain, tempat olahraga, kolam renang dan kebun binatang.

Ketika ditanya, apa makna dari aksi Bupati Mesuji yang turun langsung membagi-bagikan karcis di pintu masuk, Anest menyebut bahwa itu aksi kepedulian Bupati guna memberi pelayanan kepada warga.

"Anda bisa lihat, Pak Bupati dengan tulus melayani masyarakat,” katanya.

Aksi Bupati Mesuji memang perlu diacungi jempol. Setidaknya, inilah cara lain menjalin silaturahmi tanpa sekat yang dilakukan  Khamami. Namun, apesnya - ternyata, tak semua warga Mesuji mengenali persis wajah Bupatinya.

Karena berpenampilan sederhana dan mengenakan topi, saat Khamami membagi karcis di pintu masuk, seorang warga malah mengira Bupati Mesuji ini adalah tukang parkir.

"Om, tempat parkirnya sebelah mana ya?," tanya warga saat antri karcis. Mendengar pertanyaan ini Khamami tidak marah, sebaliknya ia hanya tersenyum, lalu menunjukkan arah tempat parkir motor yang memang sudah di sediakan oleh pihak pengelola Taman Kehati.

Jurnalis : Titin Kusdaniah
Editor : Niki Putune Sinten

Tidak ada komentar

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.