Header Ads

Ketua LEMPAR Provinsi Lampung Kecam Ketua DPRD Tulang Bawang Yang Tidak Pernah Menghuni Rumdisnya


MesujiPost.Com | Ketua Umum Lembaga Pengabdian Anak Rakyat (LEMPAR) Provinsi Lampung, Agus Jauhari Kraeng, menuding dan mengecam keras terkait dugaan Rumah Dinas Ketua DPRD Kabupaten Tulang Bawang yang di duga tidak pernah di Huni semenjak usai di lantik dan menjabat sebagi Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Tulang Bawang.

Kepada mesujipost.com, Rabu (27/06/2018) Agus berharap agar Ketua DPRD Kabupaten Tulang Bawang, yaitu Sopi'i Ashari agar segera menempati Rumah Dinasnya yang selama ini diduga terbengkalai dan tidak di huni, selain itu dirinya pun dengan tegas mengecam keras terkait dugaan tersebut dan mengatakan kalau dirinya bersama anggota nya serta melibatkan seluruh Lembaga yang Pro Rakyat dalam waktu dekat akan mengadakan aksi moral perihal Rumah Dinas Ketua DPRD Kabupaten Tulang Bawang yang diduga tidak pernah dihuni dan terbengkalai begitu saja.

"Melihat kondisi Rumah Dinas DPRD Kabupaten Tulang Bawang yang terlihat sepi dan tidak terawat akibat diduga tidak pernah dihuni oleh Ketua DPRD Kabupaten Tulang Bawang yaitu Sopi'i semenjak dirinya dilantik menjadi Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) sampai saat ini, saya merasa prihatin melihat kondisi Rumah Dinas tersebut sepi, kusam dan tidak terawat, padahal sudah jelas anggaran untuk perawatannya sudah ada, saya selaku Ketua Umum Lembaga Pengabdian Anak Rakyat (LEMPAR) Provinsi Lampung berharap kepada Ketua DPRD Kabupaten Tulang Bawang, yaitu Sopi'i agar segera menempati Rumah Dinasnya, dan apalbila tidak, dalam waktu dekat ini saya bersama anggota dan melibatkan seluruh Lembaga yang Pro Rakyat akan mengadakan aksi moral terkait hal tersebut", tegas nya.

Menurut Agus, semestinya Rumah Dinas Ketua Dewan yang notabene nya sebagai Wakil Rakyat harus terbuka untuk Masyarakat Kabupaten Tulang Bawang yang ingin menyampaikan aspirasi maupun keluhan dari Masyarakat Kabupaten Tulang Bawang.

"Rumah Dinas itu tentunya ada anggaran untuk perawatan atau rehab dan lain sebagai nya, tapi disini saya duga dana tersebut di alihkan ke Rumah Pribadi milik Ketua Dewan Tuba", ungkapnya.

Lanjut Agus, jika memang Rumah Dinas tersebut tidak ingin di huni, maka serahkan kepada Rakyat untuk menghuninya, karena menurutnya Rumah tersebut sejatinya adalah Rumah Rakyat Tulang Bawang.

"Diharapkan kepada Ketua Dewan Tuba untuk segera menghuni Rumah Dinasnya supaya Masyarakat Tulang Bawang mudah untuk berkomunikasi, karena mengingat seluruh anggaran yang disediakan berasal dari uang rakyat," ucapnya.

Jurnalis : Helmi/Robi
Editor     : Chandra Foetra S

Tidak ada komentar

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.