Header Ads

Nekad Satroni Rumah Yang Ditinggal Terawih, Dua Pria Di Tulang Bawang Akhirnya Menginap Di Hotel Prodeo


MesujiPost.Com | Sungguh apes nasib RO (33) dan YA (22), yang sama-sama berprofesi buruh, mereka merupakan warga Kampung Gedung Meneng, Kecamatan Gedung Meneng, Kabupaten Tulang Bawang, disikat petugas polisi dari Sektor Rawa Pitu, Polres Tulang Bawang bersama warga. Pada Jum’at (8/6) sekira pukul 21.00 WIB, saat sedang bersembunyi dibawah jembatan beton.

Kapolsek Rawa Pitu Iptu M Junaidi mengatakan, para pelaku ini merupakan spesialis curat (pencurian dengan pemberatan) terhadap rumah kosong yang ditinggalkan warga untuk sholat terawih. Sabtu (9/6).

Lanjutnya, penangkapan terhadap para pelaku berdasarkan laporan dari korban Sunarto (34), yang berprofesi tani, warga Kampung Gedung Jaya, Kecamatan Rawa Pitu, Kabupaten Tulang Bawang. Tertuang dalam Laporan Polisi Nomor : LP / 12 / VI / 2018 / Polda Lpg / Res Tuba / Sek Pitu, tanggal 08 Juni 2018. Kerugian Televisi LED merk sharp warna hitam 32 inchi yang ditaksir seharga Rp. 5 Juta.

“Korban baru mengetahui kalau rumahnya telah dimasuki oleh para pelaku, saat pulang dari melaksanakan sholat taraweh di masjid dan melihat pintu rumah sudah terbuka, serta Televisi LED merk sharp warna hitam 32 inchi telah hilang, kemudian korban memberitahukan teman-temannya dan polisi yang sedang melaksanakan patroli tidak jauh dari rumah korban, lalu dilakukan pencarian dan ternyata para pelaku bersembunyi dibawah jembatan beton yang hanya berjarak 50 meter dari rumah korban. Para pelaku sempat menjadi bulan-bulanan massa yang sudah kesal, karena kesigapan petugas dilapangan, para pelaku berhasil diamankan dan dibawa ke Polsek Rawa Pitu,” papar Junaidi.

Dari tangan para pelaku, petugas berhasil mengamankan BB (barang bukti) Televisi LED merk sharp warna hitam 32 inchi.

“Saat ini para pelaku sudah ditahan di Mapolsek Rawa Pitu dan terancam hukuman penjara selama 7 tahun.” Tukasnya.

Penulis : Prabu
Editor    : Chandra Foetra S

Tidak ada komentar

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.