Header Ads

Taman Kehati Dipadati Pengunjung, Bupati Mesuji Bantu Melayani Warga Membeli Karcis


MesujiPost.Com | Saat Lebaran ini, butuh waktu sekitar 10 menit mengantri di pintu gerbang Taman Kehati Mesuji agar dapat memasuki area tersebut. 

Begitulah rintangan yang harus dilalui para pengunjung menikmati beragam wahana rekreasi yang terletak di Desa Mekarsari, Kecamatan Tanjungraya, Mesuji.

Fenomena ini terjadi selama dua terakhir. Semenjak dibuka pada lebaran hari kedua dan ketiga Taman Kehati dibanjiri ribuan pengunjung. 

Para pengunjung pun tidak hanya berasal dalam daerah saja, banyak juga datang dari luar daerah. Seperti Kabupaten Tulang Bawang, TuLang Bawang Barat, Oki-Sumsel, dan sebagainya. 

Destinasi wisata Aset Daerah Kabupaten Mesuji ini sukses menjadi tempat favorit di hati Masyarakat bertamasya bersama teman dan sanak keluarga. Dikarenakan lokasi 10 hektar ini dilengkapi banyaknya tempat-tempat berteduh, taman bermain & olahraga, kolam renang, kebun binatang, dan lain sebagainya.

Kepada mesujipost.com, sepasang muda-mudi yang sedang asyik menjajal wahana bermain ayunan, mengaku terkesan dengan bermacam suguhan fasilitas yang ada di Taman Kehati Mesuji.

"Kami sangat gembira bermanja-manja di sini. Seolah menjadi Dilan dan Milea, deh," ujar pasangan ini, yang enggan menyebutkan indentitasnya.

Sementara keadaan membludaknya pengunjung, diprediksi oleh Sekertaris Bappeda Mesuji, Anest Van De Riest hingga lebaran hari ketujuh.

"Paling sampai hari ketujuh lebaran. Pak bupati pasti terus semangat kok tulus melayani Masyarakat," ungkapnya selagi menemani Bupati Khamami terjemur  panas matahari melayani pengunjung membeli karcis.

Penulis : Boim
Editor    : Chandra Foetra S

Tidak ada komentar

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.